Jumat, 27 Desember 2013

Crazy with GOD PART II



     PART II
      Tgl 22 Desember
      Pukul 08.00 Kita sudah siap – siap dengan peralatan masing – masing,dan kami mulai menanjak dari perkampungan penduduk menuju gunung gede.Setapak – demi setapak kami mulai menanjak ke gunung,kami melewati hutan belantara,dan perjalanan yang kami tempuh cukup terjal,akar – akar pohon menjadi penolong kami untuk naik,ternyata banyak rombongan yang ikut selain rombongan kami.Waktu terus berjalan,gw mulai kelelahan dengan bawaan yang ada di pundak,nafas seperti habis dan ada keinginan nyerah,tapi gw liat teman – teman lain terus berjalan,gw sudah tidak sanggup,dan teman2  lain memotivasi.
       Jalan beberapa langkah kemudian duduk,terus melangkah air mata gw keluar berkata sama diri sendiri  ‘gw pasti bisa,ayo nita,ayo nita’,akhirnya gw teriak seteriaknya minta tolong sama Tuhan,disitu gw nyerah,kaki gw ga sanggup,mau turn ke bawah tapi ga mungkin lagi kebawah karena sudah ditengah – tengah gunung.Terus gw berjalan sambil di support sama teman2 yg lain,tak terasa hujan pun turun kami mengeluarkan peralatan seperti jas hujan,hutan yang kami lewatin bertanah liat sehingga licin jika berjalan,beberapa kali jatuh terpeleset,tidak ada rasa lapar hanya haus yg terus menggerogoti tenggorokan,akhirnya pukul 17.00 kami sampai di ¾ Gunung sebelum naik ke puncak.



         Hampir 9 Jam kami mendaki sambil hujan dan basah kuyup.Akhirnya teman pria yang lain membangun tenda, kami yang wanita ada 4 orang berteduh di bawah pohon,sangan dingin sekali saat itu,seperti menusuk tulang,karena kedinginan gw pun tidak sanggup berbicara hanya menggigil.Setelah Tenda selesai, kami beristirahat sambil makan dengan makanan yang ada seperti roti dan cokelat.
      Malam pun tiba tapi perkemahan kami kebanjiran karena hujan,semakin dingin menuju malam,kami harus menyiapkan tenaga di pagi pukul 4.00 pagi untuk naik kepuncak agar bisa menikmati sunrise.
       Tapi ternyata kami bangun jam 7.00 pagi,karena diperkirakan tidak ada sunrise yang ada hanya kabut tebal,ketika gw bangun dan keluar tenda ,gw melihat teman2 pria telah memasak indomie,nasi,telur.Sambil menghangatkan badan dan kaos kaki yang basah gw melihat mereka.Akhirnya kami makan bareng,disitu gw merasa keluarga banget padahl masih baru kenalan,gw belajar dari anak gunung tentang solidaritas yang kuat,walau ada yg mukanya sangar rambut gondrong tapi hatinya baik banget.Selesai makan kami beres2 dan mulai berjalan ke puncak gunung gede.
       Sambil berjalan kami ngbrol satu dengan yang lain,sambil menikmati pemandangan yang begitu indah,jauh dari polusi,dan situasi yang tenang.






        Dan seperti biasa gw mulai kelelahan kapan sampainya di puncak,katanya sebentar lagi,tapi kenapa tidak sampai2.Hampir dua jam perjalanan gw dan teman2 sampai di puncak,hal pertama yg gw lakukan .
 Gw menangis,ternyata gw bisa sampai juga di puncak gunung gede,penuh perjuangan,perlu mengalahkan diri sendiri untuk menuju puncak,tapi semua kecapean dan keletihan diganti dengan keindahan Alam yng luar biasa,makin kagum sama Tuhan gw .
        Dasyat apa yang Dia buat,gw pun berbicara sama Tuhan dan ngbrol sama Tuhan dan berdoa di puncak,Cuma bilang Thanks Jesus,Thanks Jesus.








Apa yang gw pelajari :
1.Sebelum mencoba lu ga akan pernah tau.
2.Bagaimana mengalahkan diri sendiri
3.Semua kecapean tergantikan setelah ada diatas sana
4.Betapa hebatnya Ciptaan Tuhan ajaib apa yg Tuhan kerjakan.
5.Gw ketemu orang2 yg care,walau wajahnya sangar,tapi mereka peduli dengan sesamanya.
6.Banyak  berdoa dan berserah sama yang maha Kuasa merupakan kunci lu keatas.


      Cuma bilang makasih Tuhan boleh menikmati alamMU,ntah kapan bisa kembali lagi ,setidaknya dalam hidup gw,gw pernah melakukan kegilaaan sama Tuhan.Banyak kegilaan yg udah gw lakuin dan makin menambah rasa kagum dan cinta gw sama Tuhan. Thanks for all Jesus. Luv U Lord
 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar