PART II
Tgl 22 Desember
Pukul 08.00 Kita sudah siap – siap dengan peralatan masing –
masing,dan kami mulai menanjak dari perkampungan penduduk menuju gunung
gede.Setapak – demi setapak kami mulai menanjak ke gunung,kami melewati hutan
belantara,dan perjalanan yang kami tempuh cukup terjal,akar – akar pohon
menjadi penolong kami untuk naik,ternyata banyak rombongan yang ikut selain
rombongan kami.Waktu terus berjalan,gw mulai kelelahan dengan bawaan yang ada
di pundak,nafas seperti habis dan ada keinginan nyerah,tapi gw liat teman –
teman lain terus berjalan,gw sudah tidak sanggup,dan teman2 lain memotivasi.
Jalan beberapa langkah
kemudian duduk,terus melangkah air mata gw keluar berkata sama diri
sendiri ‘gw pasti bisa,ayo nita,ayo
nita’,akhirnya gw teriak seteriaknya minta tolong sama Tuhan,disitu gw
nyerah,kaki gw ga sanggup,mau turn ke bawah tapi ga mungkin lagi kebawah karena
sudah ditengah – tengah gunung.Terus gw berjalan sambil di support sama teman2
yg lain,tak terasa hujan pun turun kami mengeluarkan peralatan seperti jas
hujan,hutan yang kami lewatin bertanah liat sehingga licin jika
berjalan,beberapa kali jatuh terpeleset,tidak ada rasa lapar hanya haus yg terus
menggerogoti tenggorokan,akhirnya pukul 17.00 kami sampai di ¾ Gunung sebelum
naik ke puncak.
Hampir 9 Jam kami mendaki sambil hujan dan basah kuyup.Akhirnya teman pria yang lain membangun tenda, kami yang wanita ada 4 orang berteduh di bawah pohon,sangan dingin sekali saat itu,seperti menusuk tulang,karena kedinginan gw pun tidak sanggup berbicara hanya menggigil.Setelah Tenda selesai, kami beristirahat sambil makan dengan makanan yang ada seperti roti dan cokelat.
Malam pun tiba tapi perkemahan kami kebanjiran karena hujan,semakin dingin menuju malam,kami harus menyiapkan tenaga di pagi pukul 4.00 pagi untuk naik kepuncak agar bisa menikmati sunrise.
Tapi ternyata kami bangun jam 7.00 pagi,karena diperkirakan tidak ada sunrise yang ada hanya kabut tebal,ketika gw bangun dan keluar tenda ,gw melihat teman2 pria telah memasak indomie,nasi,telur.Sambil menghangatkan badan dan kaos kaki yang basah gw melihat mereka.Akhirnya kami makan bareng,disitu gw merasa keluarga banget padahl masih baru kenalan,gw belajar dari anak gunung tentang solidaritas yang kuat,walau ada yg mukanya sangar rambut gondrong tapi hatinya baik banget.Selesai makan kami beres2 dan mulai berjalan ke puncak gunung gede.
Sambil berjalan kami ngbrol satu dengan yang lain,sambil
menikmati pemandangan yang begitu indah,jauh dari polusi,dan situasi yang
tenang.
Dan seperti biasa gw mulai kelelahan
kapan sampainya di puncak,katanya sebentar lagi,tapi kenapa tidak
sampai2.Hampir dua jam perjalanan gw dan teman2 sampai di puncak,hal pertama yg
gw lakukan .
Gw menangis,ternyata gw bisa sampai juga di puncak gunung gede,penuh
perjuangan,perlu mengalahkan diri sendiri untuk menuju puncak,tapi semua
kecapean dan keletihan diganti dengan keindahan Alam yng luar biasa,makin kagum
sama Tuhan gw .
Dasyat apa yang Dia buat,gw pun berbicara sama Tuhan dan ngbrol
sama Tuhan dan berdoa di puncak,Cuma bilang Thanks Jesus,Thanks Jesus.
Apa yang gw pelajari :
1.Sebelum mencoba lu ga akan pernah tau.
2.Bagaimana mengalahkan diri sendiri
3.Semua kecapean tergantikan setelah ada diatas sana
4.Betapa hebatnya Ciptaan Tuhan ajaib apa yg Tuhan kerjakan.
5.Gw ketemu orang2 yg care,walau wajahnya sangar,tapi mereka
peduli dengan sesamanya.
6.Banyak berdoa dan berserah sama yang maha Kuasa merupakan
kunci lu keatas.
Cuma bilang makasih Tuhan boleh menikmati alamMU,ntah kapan
bisa kembali lagi ,setidaknya dalam hidup gw,gw pernah melakukan kegilaaan sama
Tuhan.Banyak kegilaan yg udah gw lakuin dan makin menambah rasa kagum dan cinta
gw sama Tuhan. Thanks for all Jesus. Luv U Lord






Tidak ada komentar:
Posting Komentar