Banyak hal yang terjadi kemarin.
Banyak hal yang kita alami hari ini.
Dan Banyak hal yang menunggu kita esok hari.
Sudahkah kita menyadari apa yang terlepas, apa yang dikecewakan, apa yang hilang,
dan apa yang membuat kita tetap berada di persimpangan jalan yang sama?
Mungkin kita ingin melangkah maju, tapi kita jatuh lagi, lagi, dan lagi.
Kita sudah mencoba sebaik mungkin untuk berubah, entah mengapa,
kita masih menjadi orang yang sama.
Menutup tahun ini, baiklah kita berhenti sejenak.
Bukan untuk khawatir, bukan untuk berpikir berat, dan tidak untuk terlalu larut dalam penyesalan - penyesalan.
Tapi untuk duduk tenang dan mendengar suara Tuhan untuk kita.
Tidak perduli apa yang telah menjadi cerita kita di masa lalu, tetap masa depan menjadi pilihan, kuncinya ada di hati kita, untuk yang terbaik ataupun yang terburuk.
Di masa sekaranglah kita menjalaninya. Menuju ke masa depan itu.
Menuju ke masa depan itu, sudahkah kita menceritakannya kepada Tuhan Sang pemilik nafas? apa yang menjadi kerinduan terbesar kita, apa yang benar - benar kita ingin hal itu terjadi. Biarlah Dia yang melihat motif hati kita sesungguhnya.
1 Hal saja:
Lupakan masa lalu. Karna yang baru sudah datang. Yang lalu sudah berlalu dan tidak akan diingat - ingat lagi. Apa maksudnya?
Lupakan keadaan dirimu yang dulu begitu terikat dengan hal - hal yang membatasi dirimu untuk dipakai secara luar biasa oleh Tuhan.
Yang baru sudah datang = Tuhan akan menempatkan visi ke dalam pikiran dan hatimu. RencanaNya yang terindah bagimu. Pasti yang terbaik.
Yang lalu sudah berlalu dan tidak akan diingat - ingat lagi = Kesalahanmu sudah dimaafkan dan dihapus. Jangan berbuat hal yang sama lagi di Tahun yang segera akan tiba. Pergunakanlah setiap kesempatan untuk menjadi manusia yang terbaik di dalam sejarah dunia ini. Anak - Anak Tuhan selalu mempunyai Hak Istimewa dan Berkat langsung diperintahkanNya untuk datang mengikuti langkah mereka. Kitalah Anak - AnakNya itu, sang ahli waris.
Tahun 2014 telah disiapkan Tuhan untuk menjadi jalan Pemulihan dan Kelimpahan.
Bagi mereka yang putus asa, jangan lagi tidak percaya dan mau diombang - ambingkan.
Tolak untuk menjadi seorang penakut. Tuntut setiap janji yang Tuhan telah janjikan dalam kesetiaan kita, kesungguh - sungguhan doa.
Banyak hal yang kita alami hari ini.
Dan Banyak hal yang menunggu kita esok hari.
Sudahkah kita menyadari apa yang terlepas, apa yang dikecewakan, apa yang hilang,
dan apa yang membuat kita tetap berada di persimpangan jalan yang sama?
Mungkin kita ingin melangkah maju, tapi kita jatuh lagi, lagi, dan lagi.
Kita sudah mencoba sebaik mungkin untuk berubah, entah mengapa,
kita masih menjadi orang yang sama.
Menutup tahun ini, baiklah kita berhenti sejenak.
Bukan untuk khawatir, bukan untuk berpikir berat, dan tidak untuk terlalu larut dalam penyesalan - penyesalan.
Tapi untuk duduk tenang dan mendengar suara Tuhan untuk kita.
Tidak perduli apa yang telah menjadi cerita kita di masa lalu, tetap masa depan menjadi pilihan, kuncinya ada di hati kita, untuk yang terbaik ataupun yang terburuk.
Di masa sekaranglah kita menjalaninya. Menuju ke masa depan itu.
Menuju ke masa depan itu, sudahkah kita menceritakannya kepada Tuhan Sang pemilik nafas? apa yang menjadi kerinduan terbesar kita, apa yang benar - benar kita ingin hal itu terjadi. Biarlah Dia yang melihat motif hati kita sesungguhnya.
1 Hal saja:
Lupakan masa lalu. Karna yang baru sudah datang. Yang lalu sudah berlalu dan tidak akan diingat - ingat lagi. Apa maksudnya?
Lupakan keadaan dirimu yang dulu begitu terikat dengan hal - hal yang membatasi dirimu untuk dipakai secara luar biasa oleh Tuhan.
Yang baru sudah datang = Tuhan akan menempatkan visi ke dalam pikiran dan hatimu. RencanaNya yang terindah bagimu. Pasti yang terbaik.
Yang lalu sudah berlalu dan tidak akan diingat - ingat lagi = Kesalahanmu sudah dimaafkan dan dihapus. Jangan berbuat hal yang sama lagi di Tahun yang segera akan tiba. Pergunakanlah setiap kesempatan untuk menjadi manusia yang terbaik di dalam sejarah dunia ini. Anak - Anak Tuhan selalu mempunyai Hak Istimewa dan Berkat langsung diperintahkanNya untuk datang mengikuti langkah mereka. Kitalah Anak - AnakNya itu, sang ahli waris.
Tahun 2014 telah disiapkan Tuhan untuk menjadi jalan Pemulihan dan Kelimpahan.
Bagi mereka yang putus asa, jangan lagi tidak percaya dan mau diombang - ambingkan.
Tolak untuk menjadi seorang penakut. Tuntut setiap janji yang Tuhan telah janjikan dalam kesetiaan kita, kesungguh - sungguhan doa.
Dipulihkan dan diberi kelimpahan, itulah janji Tuhan untuk tahun yang akan segera kita jelang. Jadilah manusia baru yang selalu diperbaharui rohnya setiap hari. Saya berdoa untuk saudara semua. Yesus menunggumu untuk meraih setiap janji - janji itu! Amin.
--By : Etha --
Tidak ada komentar:
Posting Komentar